Pertamina Kerahkan Pesawat Air Tractor AT-802 Salurkan BBM Ke Krayan Nunukan

Senin, 23 Februari 2026 | 10:44:07 WIB
Pertamina Kerahkan Pesawat Air Tractor AT-802 Salurkan BBM Ke Krayan Nunukan

JAKARTA - PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan bertindak cepat mengamankan pasokan energi di wilayah perbatasan dengan mengerahkan armada pesawat Air Tractor AT-802 guna mengangkut Pertalite.

Langkah strategis ini diambil sebagai solusi darurat sekaligus komitmen perusahaan dalam menjaga kelancaran program BBM Satu Harga bagi masyarakat di Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Kehadiran armada pengganti ini memastikan bahwa kebutuhan transportasi dan aktivitas ekonomi warga di garda terdepan nusantara tidak terganggu oleh kendala distribusi logistik yang bersifat teknis di lapangan.

Respon Cepat Pasca Insiden Pesawat Kargo Sebelumnya

Pengerahan pesawat Air Tractor AT-802 ini dilakukan sebagai respon cepat perusahaan setelah terjadinya insiden jatuhnya pesawat kargo pengangkut BBM di wilayah Pa'bettung pada Kamis 19 Februari 2026.

Manajemen Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa keselamatan dan keberlanjutan pasokan energi ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar tetap menjadi prioritas utama tanpa ada penundaan sedikit pun.

Pada Senin 23 Februari 2026 tercatat bahwa pengiriman perdana menggunakan armada pengganti tersebut telah berhasil mendarat dengan aman dan langsung didistribusikan ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum.

Sinergi antara Pertamina, Patra Logistik, dan operator penerbangan kargo menjadi kunci utama dalam memulihkan rantai pasok energi di wilayah perbatasan yang memiliki tantangan geografis yang cukup ekstrem.

Optimalisasi Distribusi Pertalite Melalui Jalur Udara

Pesawat Air Tractor AT-802 dipilih karena kemampuannya dalam bermanuver di landasan pacu yang terbatas serta kapasitas angkutnya yang efektif untuk mengirimkan bahan bakar jenis Pertalite dalam jumlah besar.

Setiap penerbangan dirancang sedemikian rupa guna memaksimalkan volume muatan agar stok di level pangkalan dan SPBU 3T Krayan kembali ke posisi aman untuk memenuhi permintaan masyarakat lokal.

Pihak perusahaan menjelaskan bahwa pengiriman rutin telah dilakukan kembali sejak Sabtu 21 Februari 2026 untuk memastikan cadangan energi masyarakat tetap stabil menghadapi dinamika kebutuhan harian.

Distribusi melalui jalur udara tetap menjadi satu-satunya akses paling rasional bagi wilayah Krayan mengingat jalur darat yang masih terbatas dan memerlukan waktu tempuh yang sangat lama serta berisiko tinggi.

Komitmen Pemerataan Energi Melalui BBM Satu Harga

Program BBM Satu Harga merupakan tulang punggung bagi pemerataan ekonomi di daerah perbatasan, di mana masyarakat kini dapat menikmati harga bahan bakar yang sama dengan harga di wilayah perkotaan besar.

Pertamina Patra Niaga menjamin bahwa seluruh biaya operasional pengiriman melalui udara telah ditanggung oleh perusahaan sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan adanya kenaikan harga di tingkat eceran.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan, Edi Mangun, menyampaikan bahwa upaya terbaik terus dilakukan guna memastikan kedaulatan energi di perbatasan tetap tegak berdiri tanpa hambatan.

Pengawasan ketat terhadap setiap liter bahan bakar yang disalurkan terus dilakukan bersama aparat pemerintah daerah guna mencegah terjadinya penyelewengan yang dapat merugikan hak-hak warga di wilayah perbatasan.

Harapan Keberlanjutan Pasokan Energi Di Perbatasan

Dengan dikerahkannya armada Air Tractor AT-802, diharapkan kekhawatiran masyarakat mengenai kelangkaan bahan bakar di wilayah Krayan Nunukan dapat segera teratasi sepenuhnya dalam waktu singkat minggu ini.

Lembaga pengelola energi nasional tersebut juga akan melakukan evaluasi berkala terhadap performa armada pengganti guna menjamin keandalan distribusi energi di masa-masa mendatang yang lebih baik lagi.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan karena jadwal penerbangan kargo pengangkut BBM sudah kembali normal dan terjadwal secara ketat oleh pihak pengelola.

Keberhasilan pemulihan pasokan ini membuktikan ketangguhan sistem logistik nasional dalam menghadapi situasi darurat demi menjaga denyut nadi kehidupan masyarakat di wilayah terpencil di ujung utara Indonesia.

Terkini