Jasa Marga

Jasa Marga Tawarkan Obligasi Jumbo, Investor Dapat Peluang Menguntungkan

Jasa Marga Tawarkan Obligasi Jumbo, Investor Dapat Peluang Menguntungkan
Jasa Marga Tawarkan Obligasi Jumbo, Investor Dapat Peluang Menguntungkan

JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) Tbk akan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan III Tahap III Tahun 2026 senilai Rp2,06 triliun. 

Penerbitan obligasi ini menjadi bagian dari Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan III dengan target total dana Rp4 triliun. Inisiatif ini bertujuan memperkuat struktur pendanaan perusahaan dan mendukung pengembangan bisnis jalan tol.

Obligasi ini terbagi menjadi empat seri dengan jangka waktu dan bunga berbeda. Seri A mencapai Rp281,82 miliar dengan bunga 5,70% untuk tenor 3 tahun. 

Seri B berjumlah Rp718,17 miliar berbunga 6,15% selama 5 tahun, Seri C senilai Rp300 miliar berbunga 6,50% untuk 7 tahun, dan Seri D mencapai Rp767,65 miliar berbunga 6,75% per tahun dengan tenor 10 tahun.

Pembayaran bunga dilakukan setiap tiga bulan, sementara pelunasan pokok obligasi dilakukan penuh saat jatuh tempo (bullet payment). 

Pembayaran pertama dijadwalkan 20 Mei 2026, dan pembayaran terakhir disesuaikan dengan jatuh tempo masing-masing seri. Dengan mekanisme ini, investor mendapatkan kepastian arus kas yang jelas sepanjang masa obligasi.

Peringkat Obligasi dan Kepercayaan Investor

Perseroan telah memperoleh hasil pemeringkatan dari PT Pemeringkat Efek Indonesia untuk obligasi ini. Obligasi Jasa Marga mendapatkan peringkat idAA (Double A). Peringkat ini menunjukkan kualitas kredit yang kuat dan menambah keyakinan investor dalam berpartisipasi di penawaran umum.

Hasil pemeringkatan menjadi indikator penting untuk menilai risiko dan imbal hasil obligasi. Peringkat idAA menunjukkan stabilitas perusahaan serta kemampuan memenuhi kewajiban finansial tepat waktu. Hal ini diharapkan dapat menarik minat investor institusi maupun individu.

Selain itu, kepercayaan investor juga didorong oleh reputasi Jasa Marga sebagai pengelola jalan tol terbesar di Indonesia. Kinerja operasional yang stabil dan proyek jalan tol strategis menjadi nilai tambah. Investor memiliki peluang menikmati imbal hasil kompetitif dengan risiko terkelola.

Alokasi Dana untuk Proyek Jalan Tol

Seluruh dana hasil penerbitan obligasi, setelah dikurangi biaya emisi, akan digunakan untuk penyetoran modal ke anak usaha dan afiliasi. 

Sebesar Rp1,3 triliun dialokasikan untuk PT Jasamarga Japek Selatan (JJS) dengan total 1.300.000 lembar saham. JJS mengelola proyek Jalan Tol Jakarta – Cikampek II Selatan (Jatiasih – Cipularang – Sadang), salah satu jalan tol strategis di Pulau Jawa.

Sisa dana akan digunakan untuk penyetoran modal kepada PT Jasamarga Jogja Bawen (JJB) hingga 767.650 lembar saham. JJB merupakan afiliasi yang mengelola Jalan Tol Yogyakarta – Bawen. Dengan alokasi dana ini, Jasa Marga memperkuat struktur pendanaan proyek jalan tol yang tengah dikembangkan.

Penggunaan dana obligasi secara tepat sasaran diharapkan meningkatkan kinerja operasional kedua anak perusahaan. Hal ini akan berimbas positif pada kelancaran layanan jalan tol dan potensi peningkatan pendapatan. Investor pun dapat menilai obligasi sebagai instrumen yang didukung proyek nyata dan berkelanjutan.

Jadwal Penawaran Obligasi

Penawaran umum obligasi JSMR dijadwalkan pada 12–13 Februari 2026. Penjatahan obligasi akan dilakukan pada 18 Februari 2026. Investor yang belum mendapatkan alokasi akan menerima pengembalian uang pemesanan pada 20 Februari 2026.

Distribusi obligasi secara elektronik juga dijadwalkan pada 20 Februari 2026. Sedangkan pencatatan di Bursa Efek Indonesia akan berlangsung pada 23 Februari 2026. Dengan jadwal yang terencana, investor dapat menyiapkan dana dan strategi investasi lebih matang.

Penerapan jadwal yang terstruktur ini memudahkan koordinasi antara emiten, investor, dan otoritas pasar modal. Proses yang transparan membantu membangun kepercayaan dan efisiensi transaksi. Investor pun dapat memantau setiap tahap penawaran secara jelas.

Peluang Investasi dan Imbal Hasil Menarik

Penerbitan obligasi Jasa Marga menawarkan peluang investasi yang menarik bagi publik dan institusi. Bunga yang kompetitif dan tenor yang bervariasi memungkinkan investor menyesuaikan kebutuhan likuiditas dan profil risiko. Instrumen ini cocok bagi mereka yang mencari alternatif investasi dengan pendapatan tetap.

Obligasi ini juga menjadi sarana partisipasi dalam pembangunan infrastruktur nasional. Dana yang dihimpun digunakan untuk proyek jalan tol strategis yang berkontribusi pada konektivitas dan mobilitas masyarakat. Dengan demikian, investor mendapatkan imbal hasil finansial sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Selain itu, transparansi penggunaan dana dan mekanisme pembayaran yang jelas menambah keyakinan investor. Kombinasi peringkat idAA, alokasi dana terencana, dan bunga kompetitif menjadikan obligasi JSMR pilihan investasi yang solid. 

Hal ini mencerminkan kesempatan bagi investor untuk menikmati keuntungan jangka panjang sekaligus berperan dalam pengembangan infrastruktur Indonesia.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index