Jasa Marga

Sinergi Keselamatan Cipularang: Jasa Marga Resmikan Fasilitas Modern di Jatiluhur

Sinergi Keselamatan Cipularang: Jasa Marga Resmikan Fasilitas Modern di Jatiluhur
Sinergi Keselamatan Cipularang: Jasa Marga Resmikan Fasilitas Modern di Jatiluhur

JAKARTA - Keamanan dan efisiensi penanganan darurat di Ruas Tol Cipularang kini memasuki babak baru. PT Jasa Marga (Persero) Tbk secara resmi mengoperasikan pembangunan Pool Barang Bukti (BB) Kecelakaan serta melakukan perluasan pada Kantor Induk Patroli Jalan Raya (PJR) Zebra 006. Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk respons nyata perusahaan dalam meningkatkan standar pelayanan keselamatan di jalur yang dikenal memiliki karakteristik lalu lintas yang dinamis tersebut.

Berlokasi strategis di samping Gerbang Tol (GT) Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, fasilitas terpadu ini diharapkan mampu mempercepat waktu respons (response time) dalam setiap insiden lalu lintas. Kehadiran pusat operasional yang lebih modern ini menjadi bukti bahwa Jasa Marga tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur fisik jalan, tetapi juga pada sistem pendukung keselamatan yang mampu memitigasi risiko bagi para pengguna jalan.

Pusat Operasional Strategis dan Simbol Kolaborasi Lintas Instansi

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, dalam keterangannya menjelaskan bahwa pengembangan fasilitas di Jatiluhur ini memiliki nilai krusial yang melampaui sekadar operasional teknis. Fasilitas ini menjadi pusat komando bagi layanan derek serta pengelolaan aset kendaraan pasca-kecelakaan. Namun lebih dari itu, proyek ini merupakan manifestasi dari hubungan harmonis antara berbagai lembaga negara dalam menjaga kedaulatan keselamatan jalan tol.

“Peresmian ini merupakan wujud sinergi Jasa Marga dengan Polri, Jasa Raharja, serta pemerintah daerah dalam memastikan setiap ruas tol yang kami kelola menghadirkan rasa aman, nyaman, dan berkeselamatan bagi pengguna jalan,” tegas Rivan dalam pernyataannya yang dikutip pada Senin.

Acara peresmian tersebut ditandai dengan seremoni pemotongan pita yang dilakukan oleh Rivan A. Purwantono bersama Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho dan Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein. Turut hadir menyaksikan momentum penting ini, Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin, yang semakin mempertegas kuatnya kerja sama antar pemangku kepentingan.

Transformasi Digital Layanan Towing Melalui Aplikasi Travoy

Seiring dengan peresmian fasilitas fisik, Jasa Marga juga terus mendorong modernisasi layanan melalui jalur digital. Pengelolaan Pool Barang Bukti dan armada derek diharapkan dapat menjadi tolok ukur layanan yang transparan dan akuntabel. Kecepatan mobilisasi menjadi kunci dalam menangani kemacetan yang sering timbul akibat kendala kendaraan di jalan tol.

Dalam kaitan ini, pemanfaatan teknologi menjadi prioritas utama. “Sejalan dengan itu, Jasa Marga juga terus mendorong pemanfaatan aplikasi Travoy, khususnya untuk layanan towing dan derek, agar proses mobilisasi dapat berlangsung lebih cepat, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” jelas Rivan. Melalui aplikasi ini, pengguna jalan dapat memesan layanan bantuan dengan lebih mudah, sementara tim di lapangan dapat merespons dengan data lokasi yang lebih akurat.

Spesifikasi Teknis dan Keamanan Pool Barang Bukti Jatiluhur

Pool Barang Bukti (BB) Kecelakaan dan pusat derek Jatiluhur ini dibangun di atas lahan yang cukup luas, mencapai sekitar 1.878 meter persegi. Dengan luasan tersebut, fasilitas ini memiliki kapasitas tampung yang mumpuni, yakni hingga 20 unit kendaraan besar atau setara dengan 40 hingga 50 unit kendaraan kecil. Hal ini memastikan tidak ada penumpukan kendaraan di bahu jalan atau lokasi yang tidak semestinya pasca-insiden.

Aspek keamanan aset juga menjadi perhatian serius. Seluruh area penyimpanan dilengkapi dengan sistem pengawasan kamera CCTV yang beroperasi penuh selama 24 jam. Selain itu, tata letak kendaraan diatur sedemikian rupa agar tetap tertata rapi, memudahkan proses identifikasi serta pengambilan oleh pemilik atau pihak berwenang di kemudian hari.

Inovasi Pendataan Berbasis Barcode dan Akuntabilitas Digital

Salah satu fitur tercanggih yang diperkenalkan dalam pengelolaan fasilitas ini adalah penerapan sistem pendataan berbasis barcode. Inovasi ini mengubah pola pencatatan kendaraan dari manual menjadi digital secara menyeluruh. Dengan sistem ini, setiap kendaraan yang masuk ke pool akan terdata secara sistematis, real-time, dan terdokumentasi dengan baik dalam pangkalan data elektronik.

Penggunaan barcode ini tidak hanya meningkatkan kecepatan administratif, tetapi juga menjamin akuntabilitas yang lebih tinggi bagi Jasa Marga maupun pihak kepolisian. Dokumentasi yang akurat sangat krusial dalam mendukung proses penyelidikan kecelakaan maupun klaim asuransi, sehingga meminimalisir potensi kekeliruan data atau kehilangan barang bukti.

Kantor Induk PJR dan Fasilitas Masa Depan Kendaraan Listrik

Selain area penyimpanan, perluasan Kantor Induk PJR Jatiluhur mencakup lahan seluas 189 meter persegi. Fasilitas ini dirancang sebagai hunian operasional yang nyaman bagi petugas, mencakup ruang perkantoran serta area parkir yang memadai. Menariknya, Jasa Marga juga menunjukkan komitmen terhadap energi hijau dengan menyediakan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik (EV Charging Station). Fasilitas pengisian daya ini mampu melayani hingga lima kendaraan listrik sekaligus, mendukung mobilitas petugas maupun pengguna jalan yang telah beralih ke teknologi ramah lingkungan.

Kantor PJR ini berperan sentral sebagai pusat kendali dan koordinasi bagi petugas patroli serta tim derek. Keberadaannya sangat vital dalam mendukung percepatan evakuasi kendaraan yang mengalami kendala serta penanganan berbagai kondisi darurat lainnya di sepanjang Ruas Tol Cipularang. Dengan integrasi fasilitas fisik yang modern dan sistem digital yang andal, Jasa Marga optimistis kualitas pelayanan jalan tol akan semakin meningkat, memberikan ketenangan pikiran bagi setiap pengendara yang melintas.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index