Harga Pangan Nasional Hari Ini Beras Turun Telur Gula Naik

Senin, 02 Februari 2026 | 15:52:42 WIB
Harga Pangan Nasional Hari Ini Beras Turun Telur Gula Naik

JAKARTA - Pergerakan harga kebutuhan pokok kembali menunjukkan dinamika di awal Februari. Data terbaru mencatat tidak semua komoditas pangan bergerak searah. 

Di satu sisi, harga beras dan minyak goreng mengalami koreksi, namun di sisi lain harga telur ayam dan gula konsumsi justru mencatatkan kenaikan. Kondisi ini menggambarkan fluktuasi pasar pangan nasional yang masih dipengaruhi faktor pasokan, cuaca, serta distribusi.

Berdasarkan pantauan harga rata-rata nasional dari laman resmi Badan Pangan Nasional (Bapanas) pada 2 Februari 2026 pukul 7.57 WIB, sejumlah komoditas utama mengalami perubahan harga dengan besaran yang bervariasi. 

Perubahan tersebut mencakup kelompok pangan pokok, protein hewani, hingga bahan pangan penunjang rumah tangga.

Tren Penurunan Harga Beras Nasional

Komoditas beras menjadi salah satu yang mencatatkan penurunan harga secara kompak pada hari ini. Harga beras premium turun 1,85% menjadi Rp15.270 per kilogram. Penurunan juga terjadi pada beras medium yang terkoreksi 2,46% menjadi Rp13.061 per kilogram.

Sementara itu, harga beras premium non-Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) turun 1,03% menjadi Rp13.793 per kilogram. Untuk beras SPHP, harga turun 1,58% menjadi Rp12.267 per kilogram. Penurunan paling signifikan terjadi pada beras khusus lokal yang merosot 10% menjadi Rp14.150 per kilogram.

Penurunan harga beras ini mencerminkan kondisi pasokan yang relatif terjaga di tingkat nasional. Meski demikian, pergerakan harga tetap perlu dicermati mengingat beras merupakan komoditas strategis yang sangat sensitif terhadap perubahan cuaca, distribusi, serta kebijakan pemerintah.

Fluktuasi Sayuran Dan Cabai

Pada kelompok sayuran, pergerakan harga terlihat tidak seragam. Harga bawang merah mengalami penurunan 2,51% menjadi Rp39.289 per kilogram. Sebaliknya, bawang putih bonggol justru mengalami kenaikan harga sebesar 1,42% menjadi Rp39.007 per kilogram.

Komoditas cabai juga menunjukkan fluktuasi yang cukup tajam. Harga cabai merah keriting naik tipis 0,29% menjadi Rp37.575 per kilogram. Namun, cabai merah besar justru turun cukup dalam sebesar 13,55% menjadi Rp32.538 per kilogram. Penurunan juga terjadi pada cabai rawit merah yang terkoreksi 8,14% menjadi Rp52.667 per kilogram.

Perbedaan pergerakan harga cabai ini umumnya dipengaruhi oleh perbedaan daerah sentra produksi, kondisi panen, serta distribusi antarwilayah. Faktor cuaca juga kerap menjadi penentu utama naik turunnya harga komoditas hortikultura.

Harga Protein Hewani Bergerak Berlawanan

Komoditas pangan sumber protein hewani memperlihatkan arah pergerakan harga yang berlawanan. Harga telur ayam tercatat naik 2,13% menjadi Rp30.983 per kilogram. Kenaikan ini terjadi di tengah turunnya harga daging ayam ras yang melemah 6,70% menjadi Rp36.630 per kilogram.

Sementara itu, harga daging sapi murni mengalami kenaikan 1,61% menjadi Rp138.333 per kilogram. Harga daging kerbau lokal tercatat naik 5,83% menjadi Rp150 per kilogram. Berbeda dengan itu, harga daging kerbau beku impor justru turun 7,62% menjadi Rp102.500 per kilogram.

Untuk komoditas ikan, seluruh jenis yang dipantau hari ini mengalami penurunan harga. Ikan kembung turun 6,39% menjadi Rp41.543 per kilogram. Ikan tongkol turun 4,52% menjadi Rp34.892 per kilogram, sementara ikan bandeng terkoreksi 6,52% menjadi Rp34.528 per kilogram.

Pergerakan harga protein hewani ini menunjukkan adanya perbedaan dinamika antara komoditas segar lokal dan produk impor, serta dipengaruhi oleh ketersediaan pasokan dan biaya distribusi.

Minyak Goreng Turun Gula Konsumsi Naik

Kelompok minyak goreng secara keseluruhan mencatatkan penurunan harga. Minyak goreng kemasan turun 2,69% menjadi Rp20.484 per liter. Minyak goreng curah terkoreksi lebih dalam sebesar 4,68% menjadi Rp16.835 per liter. Sementara Minyakita turun tipis 0,64% menjadi Rp17.443 per liter.

Berbeda dengan minyak goreng, harga gula konsumsi justru mengalami kenaikan sebesar 0,52% menjadi Rp18.257 per kilogram. Sementara itu, harga garam konsumsi tercatat turun tipis 0,10% menjadi Rp11.472 per kilogram.

Untuk komoditas tepung terigu, harga terigu curah turun 4,00% menjadi Rp9.283 per kilogram. Tepung terigu kemasan juga turun 3,52% menjadi Rp12.431 per kilogram.

Pergerakan harga pangan yang beragam ini menunjukkan pentingnya pemantauan rutin guna menjaga stabilitas pasokan dan harga. Menjelang periode konsumsi yang cenderung meningkat, stabilitas harga menjadi faktor krusial bagi daya beli masyarakat dan pengendalian inflasi pangan.

Terkini